Keputihan merupakan masalah yang sering atau pernah dikeluhan sebagian besar bahkan semua wanita. Yang perlu diketahui adalah keputihan ada 2 yaitu keputihan fisiologis dan keputihan patologis.
1. Keputihan fisiologis (tidak perlu pengobatan) dapat terjadi dari bayi sampai usia 10 tahun, serta pada remaja yang menjelang masa haid karena pengaruh hormone estrogen, juga terjadi pada wanita subur yang sedang terangsang sehingga mengeluarkan lendir dari kelenjar leher rahim untuk membantu sperma masuk ke rahim. Pada keadaan normal lendir yang keluar dari vagina banyak mengandung sel epitel dan sedikit lekosit.
2. Keputihan patologis, terdapat banyak mengandung lekosit. Penyebabnya paling banyak adalah karena adanya infeksi. Jenis kuman yang sering menyebabkan keputihan adalah Trikomonas Vaginalis, Kndida Albikan, Hemofilus Vaginalis.
Keadaan yang sering menyebabkan mudah timbul infeksi adalah celana yang terlalu ketat dan pakaian dalam yang terbuat dari bahan yang tidak dapat menyerap keringat seperti bahan dari nylon atau polyester sehingga menyebabkan daerah sekitar kemaluan menjadi lembab dan tingkat keasaman berubah.
Keputihan dapat juga disebabkan karena penularan dari pasangan yang sudah terinfeksi dengan cara hubungan seksual atau karena adanya benda asing seperti alat kontrasepsi dalam rahim ( IUD).
Bagaimana cara mengetahui penyebab keputihan yaitu dengan pemeriksaan fisik, berdasarkan pengalaman Dokter pemeriksa, keluhan dan gejala yang dirasakan penderita dapat mengetahui kemungkinan penyebab keputihan dan dapat segera diobati , sedangkan untuk mengetahui penyebab keputihan secara pasti yaitu dengan pemeriksaan laboratorium yaitu dengan mengambil lendir / cairan keputihan dan membiakannya ( melakukan kultur dan uji resistensi ) dimana untuk mengetahui penyebab dan obat apa yang cocok untuk mengobatinya , tapi pemeriksaan ini membutuhkan waktu.
Penderita menopause juga sering mengalami keluhan keputihan karena pada wanita menopause sel epitel vagina sudah menipis sehingga mudah terkena infeksi. Keputihan juga dapat terjadi pada wanita yang menderita kanker leher rahim dimana keputihan yang terjadi berbau karena mengandung jaringan mati dan kanker.
Tips mencegah keputihan :
Hindari menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat, penggunaan tampon, menggunakan sabun disekitar kemaluan dan penggunaan pakaian dalam yang terbuat dari nylon atau polyester ( gunakan bahan katun ). Basuhlah daerah kemaluan dari depan ke belakang bukan sebaliknya agar bakteri dari anus tidak menginfeksi ke vagina.
Oleh : dr. Indiradewi Hastiningsih
BBMme 512108F1; Khusus Phone/SMS/WA: +62 857-4205-4614
Sista dan Bunda... sebaiknya Anda Tahu...
7 Bentuk Keputihan dan Artinya
Wanita tiap bulan kedatangan `tamu` (menstruasi). Namun, sebelum atau sesudahnya biasanya disertai dengan keputihan. Dari cairan yang keluar dari vagina itu bisa memberitahukan ke Anda apakah itu normal atau tidak.
Carol Livoti, MD, seorang Obgyn dari Lenox Hill Hospital di New York mengatakan, akan menjelaskan jenis-jenis keputihan yang sering dialami wanita seperti dikutip Cosmopolitan, Senin (3/6/2013):
1. Bening
Mukosa elastis menyerupai putih telur yang mentah ini sebenarnya normal. Cairan seperti ini akan terlihat di awal siklus Anda sampai ovulasi. Ini lengket dan membantu menarik sperma ke dalam rahim Anda.
2. Putih susu
Sekali lagi, jenis cairan ini benar-benar sehat. Dari tengah hingga ke akhir siklus bulanan, cairan menjadi seperti krim, sebagai akibat dari pelepasan progesteron.
Kualitas yang tebal bisa menghalangi leher rahim Anda menjebak sperma di dalam. Jika Anda minum pil, cairan Anda bakal berbentuk krim sepanjang waktu.
3. Seperti keju cottage
Cairan putih yang berbentuk gumpalan bisa menunjukkan ada infeksi jamur. Karena jamur suka dengan yang hangat-hangat, gelap, lingkungan yang lembab, dan apapun yang membuat zona V Anda berkeringat.
Jika Anda rentan mengalami infeksi jamur, hindari mengenakan celana ketat sintetis dan legging, berolahraga tanpa mandi setelahnya, dan meninggalkan baju renang basah selama berjam-jam. Antibiotik juga bisa menjadi pemicu karena bisa membunuh bakteri yang baik di dalam vagina yang membuat ragi, konsumsi probiotik untuk membalikkan efeknya.
4. Ada darah di dalamnya
Bercak antara periode menstruasi sangat umum ketika Anda minum pil KB. Ada cairan cokelat setelah periode Anda. Ini disebabkan darah kering.
Jika di keputihan ada darahnya, jangan khawatir. Jika itu terus-menerus kunjungi dokter kandungan Anda agar bisa memilih kontrasepsi lain. Selain itu dokter juga bisa melihat kemungkinan polip, fibroid, peradangan serviks dan infeksi.
Jika Anda tak minum pil, coba cek siapa tahu Anda meninggalkan tampon. Kemudian telepon dokter untuk mengetes kondisi Anda.
5. Cairan kuning
Selain tak berbau, apakah Miss V Anda gatal, sakit, atau bau tak sedap? Jika iya, konsultasilah dengan dokter kandungan. Ini bisa karena gonore, klamidia, atau infeksi panggul.
Catatan, warna yang Anda lihat pada pakaian dalam Anda belum tentu warna cairan Anda karena teroksidasi dan berubah warna karena udara. Jika celana Anda terlihat kuning tapi cairan jernih atau seperti susu, jangan panik.
6. Hijau keabu-abuan dan berbusa
Selain cairan yang terlihat aneh, bakteri vaginosis bisa disertai bau amis dan sensasi terbakar. Ini umum, infeksi ringan mudah diobati dengan krim resep atau pil. Meskipun Anda tak nyaman, Anda akan merasa lebih baik dalam beberapa hari.
7. Ini lebih tebal dibanding normal
Cairan yang berlebihan merupakan efek samping dari IUD, iritasi vagina bisa menghasilkan cairan lebih banyak.
Jika zona Miss V gatal, mungkin karena infeksi jamur. Penyebab umum lainnya dari cairan tebal adalah kehamilan. Jumlah cairan Anda bervariasi dari bulan ke bulan, tergantung pada keseimbangan hormon.
8. Seperti air
![]() |
| Ampuh mengatasi keputihan dan menjaga daerah kewanitaan |
Cairan yang encer menunjukkan infeksi herpes yang disebabkan luka terbuka di dalam vagina. Anda mungkin merasa tidak nyaman dan cairan lebih banyak dari biasanya.
================================
Crystal-X Solusi Atasi Keputihan
CRYSTAL-X diramu dari tumbuhan dan bahan organik yang mengandung Sulfur, Antiseptik, Minyak Vinieill, membunuh kuman dan bakteri, membantu membersihkan kerak atau kotoran di selaput vagina, membantu menghilangkan bau tidak sedap di vagina, membantu penyembuhan dan mencegah keputihan, membantu mengaktifkan dan melenturkan kembali selaput vagina, membantu menambah kepekaan vagina terhadap daya rangsang, dan membantu pencegahan terjadinya kanker yang berhubungan dengan alat reproduksi wanita.
TIDAK ADA EFEK SAMPING , karena Crystal X , terbuat dari bahan alami, dan hanya untuk pemakaian luar.
Info dan pemesanan Cristal x silakan BBMme 512108F1; Khusus Phone/SMS/WA: +62 857-4205-4614

Tidak ada komentar:
Posting Komentar